page contents
Kuis Kepribadian

Antara Harry Potter, The Lord of the Rings, dan Divergent; Kamu Tim Cerita Fantasi yang Mana, Ya?

Cerita Fantasi
Written by Adinda Putri

Tiga judul cerita fantasi itu memiliki satu kesamaan – berawal dari novel best seller. Di samping satu kemiripan itu, ketiganya emang beda banget dari segi setting ataupun jalan cerita. Lalu, kira-kira kamu lebih cocok sama cerita fantasi yang mana, ya? Yuk, tebak bareng kuisseru.com di Kuis Kepribadian berikut ini:

Pilih warna yang kamu suka:

Pilih menu nasi khas Indonesia yang paling kamu suka:

Pilih jenis bunga yang kamu suka:

Pilih tipe minyak esensial yang kamu suka:

Pilih tipe teh yang kamu suka:

Pilih gurun yang ingin kamu datangi:

Pilih jenis pekerjaan impianmu:

Kamu Tim Cerita Fantasi yang Mana, Ya?
Harry Potter

Seri buku dan film yang laris manis dan bahkan dibangun sebuah taman bermain khusus bertema Harry Potter. Cerita karangan J.K. Rowling ini punya penggemar garis keras. Jika kamu termasuk dalam Tim Harry Potter, artinya kamu adalah orang yang imaginatif. Meskipun begitu, imajinasimu tak melulu pada hal-hal yang menyenangkan. Kamu juga bisa dibilang termasuk orang yang gampang parno dan mudah untuk curiga pada orang lain.
The Lord of the Rings

Sebelum trilogi The Lord of the Rings, J.J.R. Tolkien sudah membangun dunianya sendiri. Bisa dibilang, usahanya pun sukses, karena detail cerita yang disuguhkan benar-benar penuh detail dan latar belakang. Kalau kamu masih Tim The Lord of the Rings, bisa dikatakan kamu mengedepankan intuisi dan instingmu dalam segala hal. Semuanya tergantung pada mood-mu saat akan melakukan sesuatu.
Divergent

Diangkat dari novel laris terbitan tahun 2011 karya Veronica Roth, Divergent bergenre science fiction. Berbeda dari kisah pada umumnya yang menggambarkan sebuah masa depan utopis, cerita ini justru mengambil latar dystopis. Kalau kamu masuk dalam Tim Divergent, berarti kamu merupakan orang yang realistis dan enggan berbasa-basi. Kamu nggak takut buat menyuarakan pendapat, meski apa yang kamu katakan bukanlah hal yang ingin orang lain dengar.